PESAN JURNAL KLIK SINI
....................................................................................................................................
Tampilkan postingan dengan label Penulis : Mahmud Kori Effendi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penulis : Mahmud Kori Effendi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 Juli 2012

PERBANDINGAN RESPONS SPEKTRUM TANAH HIPOTESA DENGAN RESPON SPEKTRUM RSNI 03-1726-201X KOTA SEMARANG


Oleh : Mahmud Kori Effendi
Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang (UNNES) Kampus Unnes Gd E4, Sekaran, Gunungpati, Semarang 50229 e-mail: pak_kori@yahoo.com

Abstrak : Analisis respon nonlinear tanah pada kota Semarang saat ini sangat diperlukan. Perubahan peta gempa di peraturan bangunan Indonesia dari peta gempa dengan kala ulang 500 tahun menjadi 2500 tahun mengakibatkan terjadi perubahan pada bentuk respon spektrum. Data rekaman gempa bumi di Indonesia sangat sulit didapatkan. Pada tulisan ini dipakai rekaman dari gempa bumi Taft.Perhitungan respon dinamis nonlinier tanah ditunjukkan dengan menggunakan formulasi beda hingga. Viskoelastik, hubungan konstitutif elastoplastic diperkenalkan dan penggunaan model hiperbolik disebutkan di sini, nonlinier diperlakukan dengan memilih sifat regangan tanah yang kompatibel seperti kekakuan geser dan koefisien kekentalan. Sifat material tahap demi tahap diambil sebagai kemiringan seketika dan diasumsikan konstan dalam interval waktu tertentu. Untuk studi kasus ini parameter tanah menggunakan data dari Erdik (1982). Hasil dari analisis nonlinear tanah dibandingkan dengan respon spectrum dari RSNI 03-1726-201X untuk kota Semarang. Pada grafik terlihat bahwa respon spectrum analisis terletak dibawah dari grafik respon spectrum RSNI 03-1726-201X. Tetapi pada periode lebih besar dari 1 detik terletak diatas respon spectrum RSNI 03-1726-201X.

Kata kunci : Struktur tanah nonlinear, respon gempa, respon dinamika tanah

Abstract : Nonlinear response analysis of soil in Semarang city is needed currently. There is change in earthquake map in Indonesian Building code from Earthquake with 500 years return period to 2500 years return period. The earthquake records in Indonesia are rare. In this paper Taft earthquake record is used. The calculation of nonlinear response of soil properties was done by finite difference analysis. Viscoelastic, elastoplastic constitutive relations are introduced and the need for using hyperbolic models are mentioned here, nonlinearity is treated by selecting strain compatible soil properties such as shear stiffness and viscous coefficient. Stepwise material properties are taken as the instantaneous slope and assumed to be constant within the given time interval. Case study is hypothesized site in Erdik (1982). The nonlinear analysis is compared with RSNI 03-1726-201X response spectrum for Semarang city. From graphic shown that for period less than 1 sec the response is below of the RSNI 03-1726-201X but for period more than 1 sec the response is more than of RSNI 03-1726-201X.

Keywords : Nonlinear soil structure, seismic response

PERILAKU LENTUR BALOK-L BETON BERTULANG BERLUBANG DITINJAU SECARA EKSPERIMEN DAN ANALISIS NUMERIK MEMAKAI SOFTWARE GID-ATENA


Oleh : Endah Kanti Pangestuti, Mahmud Kori Effendi
Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang (UNNES) Gedung E4, Kampus Sekaran Gunungpati Semarang 50229, Telp. (024) 8508102 E-mail : endahkp@gmail.com

Abstrak : Pengamatan perilaku balok beton bertulang berlubang di badan dengan variasi bentuk persegi panjang dilakukan secara eksperimen. Benda uji yang digunakan adalah balok L beton bertulang yang dirancang dengan beban 2600 N dan menghasilkan tulangan tunggal 2D13 dengan tumpuan sendi dan rol. Balok mempunyai bentang 2 m, lebar web 150 mm, tinggi 250 mm, tebal slab 100 mm, lebar efektif 317 mm. Untuk mengetahui perilaku lubang di badan maka dibuat benda uji balok tanpa lubang (BLK01), balok dengan lubang 100 mm x 100 mm (BLKLB01), balok dengan lubang 200 mm x 100 mm (BLKLB02). Jarak lubang 150 mm dari tumpuan kanan. Masing2 benda uji 1 buah. Untuk mengetahui kapasitas beban maksimum yang ditahan balok, balok dites lentur murni dengan jarak beban titik 650 mm dari tumpuan. Hasil analisis GID-ATENA menunjukkan bahwa beban retak balok pertama lebih kecil 42-62 %, beban ultimit balok lebih kecil 33-47%, lendutan tengah bentang pada beban retak pertama lebih kecil 55-86%, dan lendutan tengah bentang pada beban ultimit lebih kecil 45-70% terhadap hasil eksperimen. Pola retak pertama balok BLK01 terjadi di tengah bentang sedangkan BLKLB01 dan BLKLB02 terjadi di bawah lubang. Hasil analisis GID-ATENA mendapatkan hasil yang berbeda pola retak pertamanya.

Kata Kunci: Balok lubang, Balok L, GID-ATENA

Abstract:.Investigation on behavior of openings-beam reinforced concrete with the variation type of sided is conducted experimentally and numerical analytically using GID-ATENA software. Used specimens were reinforced concrete L-shaped beam designed with ultimate load 2600 N and having tension reinforcement 2D13 with roll and hinge support. Beam had 2 m span, 150 mm web width, 250 mm high, effective 317 mm width and slab 100 mm thick,. To differentiate behavior of openings, a specimen without openings ( BLK01), a specimen with openings 100 mm x 100 mm ( BLKLB01), a specimen with openings 200 mm x 100 mm ( BLKLB02) were made. An opening was 150 mm from right support. Pure moment was done with load 650 mm from support. To compare experiment, 3D model GID-ATENA was analyzed. The material model of concrete was CCCOMBINEDMATERIAL and CC1DELASTLSOTROPIC for reinforcement. This analysis used geometric and material non linear analyses.Result of GID-ATENA analysis indicate that the first crack load were less than 42-62 %, ultimate load were less than 33-47%, mid-span displacement at first crack load were less than 55-86%, and mid-span displacement at ultimate load were less than 45-70% compared to the experiment result. First crack pattern of BLK01 occured in the mid-span while BLKLB01 and BLKLB02 occurred below the hole. Result of analysis GID-ATENA get the different result of its first crack pattern.

Keywords: openings-beam, L-shaped beam, GID-ATENA